Aksi Jilid II! Warga Illu Blokade Jalan Strategis, Tuntut Bank Papua Bertanggung Jawab

oleh
oleh

Puncak Jaya, FR – Akses Jalan Trans Mulia–Illu–Wamena kembali dipalang warga di Distrik Illu, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. Aksi ini dipicu kekecewaan masyarakat atas belum beroperasinya Kantor Kas Bank Papua di wilayah tersebut.

Penutupan jalan terjadi pada Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 09.00 hingga 10.30 WIT, tepatnya di pertigaan Kampung Mobigi. Sekitar 15 warga terlibat dalam aksi yang dipimpin tokoh pemuda Endi Enumbi dan Kepala Suku Matthius Kogoya.

Jalan Trans Mulia–Wamena merupakan jalur vital bagi distribusi bahan pokok dan bantuan pemerintah ke wilayah Mulia. Selain itu, jalan ini menjadi akses utama transportasi darat, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dalam aksi tersebut, warga memblokade jalan menggunakan ranting pohon, kayu, dan daun. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak dapat melintas, sementara sepeda motor masih bisa melewati lokasi.

Aksi ini merupakan lanjutan (jilid II) dari protes sebelumnya. Warga menilai lambannya kebijakan dari kantor pusat Bank Papua menjadi penyebab utama belum beroperasinya kembali kantor kas di Illu, yang diketahui berhenti beroperasi sejak 12 Februari 2026.

Sekitar pukul 10.00 WIT, massa juga membentangkan pamflet berisi tuntutan. Di antaranya, Bank Papua diminta bertanggung jawab mengembalikan dana masyarakat Sona II yang tersimpan, serta mengganti kerugian akibat terhentinya layanan perbankan.

Hingga pukul 11.00 WIT, aksi masih berlangsung dalam situasi aman. Sejumlah warga tetap bertahan di lokasi penutupan jalan sembari menunggu respons dari pihak terkait. R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.