Forumrakyat.co.id |Meulaboh : Program berobat gratis bagi warga kurang mampu di Kabupaten Aceh Barat diharapkan dapat benar-benar membantu masyarakat kecil yang sedang mengalami kesulitan ekonomi maupun kesehatan. Namun dalam pelaksanaannya, masih ada warga yang mengaku belum sepenuhnya merasakan kemudahan layanan tersebut.
Seorang warga Desa Paya Peunaga, Kecamatan Meureubo, bernama Ayu Saqilah, anak dari Sadiati, mengaku masih harus mengeluarkan biaya pribadi saat membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh pada Jumat malam, 8 Mei 2026.
Dengan mata berkaca-kaca, Sadiati menceritakan pengalamannya kepada tim Forum Rakyat. Ia mengatakan, malam itu dirinya membawa sang anak ke rumah sakit karena mengalami sakit pada bagian mata. Setelah diperiksa tenaga medis piket, ia diminta menebus obat di salah satu apotek dengan biaya sendiri.
“Kami diminta membeli obat di apotek dan harus membayar sendiri. Saya hanya buruh cuci baju dan seorang janda, jadi kondisi ini cukup berat bagi kami,” ujarnya lirih.
Selain persoalan biaya, Sadiati juga mengaku mengalami kendala administrasi keluarga yang disebut belum memiliki data desil dalam sistem BPJS. Kondisi tersebut membuat dirinya kesulitan mengakses layanan pengobatan gratis.
“Kami sudah mencoba mengurus ke beberapa tempat, tetapi masih bingung dengan prosedurnya. Saya hanya berharap ada solusi agar masyarakat kecil seperti kami lebih mudah mendapatkan pelayanan,” katanya.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Sadiati mengaku anaknya akhirnya dibawa pulang karena dirinya tidak sanggup menanggung biaya tambahan selama berada di rumah sakit.
“Saya sedih karena anak saya masih sakit, tetapi keadaan ekonomi kami memang sangat terbatas,” ucapnya sambil menahan tangis.
Masyarakat berharap pelaksanaan layanan kesehatan gratis ke depan dapat semakin mudah diakses, terutama bagi warga kurang mampu, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang merasa kesulitan saat membutuhkan pengobatan.
( Zaini Dahlan / Forum Rakyat )






