Tanker China Dihantam Serangan di Selat Hormuz, Dunia Waspada

oleh
oleh
Ilustrasi AI

BEIJING, FR  | Sebuah kapal tanker minyak yang membawa awak berkewarganegaraan China dilaporkan diserang di kawasan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis dunia yang menjadi pusat distribusi minyak dan gas global. Informasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kementerian Luar Negeri China di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, mengatakan kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall tersebut diketahui dimiliki oleh perusahaan asal China dan membawa sejumlah anak buah kapal (ABK) warga negara China.

“Memang terdapat warga negara China di atas kapal tanker tersebut. Namun hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa,” ujar Lin Jian dalam konferensi pers rutin di Beijing, Jumat (8/5/2026).

Insiden itu terjadi di wilayah Selat Hormuz, jalur laut vital yang selama ini menjadi titik panas geopolitik dunia. Kawasan tersebut diketahui menjadi jalur utama pengiriman energi internasional dan kerap memanas akibat konflik antara Iran dan Amerika Serikat.

Laporan media lokal China, Caixin, sebelumnya menyebut kapal tanker produk minyak tersebut mengalami serangan pada Senin (4/5) waktu setempat. Dalam laporan itu disebutkan bagian dek kapal sempat terbakar akibat insiden tersebut.

Bahkan, pada badan kapal disebut terdapat tulisan “CHINA OWNER & CREW”, yang mengindikasikan kapal tersebut memiliki keterkaitan langsung dengan perusahaan dan kru asal China.

Hingga kini belum diketahui secara pasti pihak yang berada di balik serangan tersebut. Namun insiden ini menjadi perhatian serius karena disebut sebagai kasus pertama yang melibatkan kapal tanker minyak China di tengah memanasnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Ketegangan di Selat Hormuz dalam beberapa waktu terakhir terus meningkat seiring perseteruan antara Iran dan Amerika Serikat yang saling berebut pengaruh di kawasan Teluk. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran dunia terhadap stabilitas pasokan energi global serta keamanan jalur pelayaran internasional. R

No More Posts Available.

No more pages to load.