Dirwaster L-KPK Aceh Apresiasi Pembinaan Napi di Lapas Kelas IIB Meulaboh

oleh

Forumrakyat.co.id |MEULABOH : Direktur Pengawasan Teritorial (Dirwaster) Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Provinsi Aceh, Amirudin AR, bersama sejumlah anggota melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Meulaboh, Kecamatan Mereubo, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (25/6/2026).

‎Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Meulaboh, Tendi Kustendi, A.Md.IP., S.H., di ruang kerjanya. Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Kalapas memaparkan berbagai perkembangan serta program pembinaan yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya.

‎Tendi Kustendi menjelaskan bahwa saat ini Lapas Kelas IIB Meulaboh dihuni sekitar 520 warga binaan. Selain menjalani pembinaan kepribadian, para warga binaan juga diberikan berbagai pelatihan keterampilan yang bertujuan membekali mereka dengan kemampuan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

‎”Saat ini kami memanfaatkan lahan sekitar tiga hektare untuk kegiatan pertanian, budidaya ikan, serta penanaman berbagai jenis sayur-mayur. Warga binaan kami libatkan secara aktif agar memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal hidup mereka di masa depan,” ujar Tendi.

‎Selain pembinaan keterampilan, pihak lapas juga memberikan perhatian besar terhadap pembinaan keagamaan. Berbagai kegiatan rutin seperti pengajian mingguan setiap Senin, salat berjamaah di masjid dalam area lapas, serta program pembinaan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat terus dilaksanakan guna membentuk karakter dan mental spiritual warga binaan.

‎Pada kesempatan tersebut, Kalapas juga menyampaikan kondisi sarana dan prasarana lapas yang membutuhkan perhatian pemerintah. Menurutnya, letak lapas yang berada di kawasan dekat pantai menyebabkan sejumlah fasilitas seperti pagar kawat dan konstruksi berbahan besi mengalami korosi sehingga memerlukan peremajaan dan perbaikan.

‎”Kami berharap adanya dukungan dan perhatian serius dari pemerintah agar fasilitas lapas dapat terus ditingkatkan demi menunjang keamanan dan kenyamanan dalam proses pembinaan warga binaan,” katanya.

‎Sementara itu, Dirwaster L-KPK Aceh, Amirudin AR, menyampaikan apresiasi atas kinerja dan berbagai inovasi pembinaan yang dilakukan pihak Lapas Kelas IIB Meulaboh. Dari hasil peninjauan langsung, ia menilai program-program yang dijalankan sangat positif dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.

‎”Kami melihat para warga binaan tidak hanya menjalani masa hukuman, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan seperti pembuatan jala, budidaya perikanan, hingga pertanian. Program ini sangat produktif karena ketika mereka bebas nanti, mereka sudah memiliki keterampilan dan pengalaman yang dapat digunakan untuk mencari nafkah secara mandiri,” ujar Amirudin.

‎Menurutnya, pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan pembentukan karakter merupakan langkah strategis dalam mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

‎Kunjungan tersebut diakhiri dengan peninjauan sejumlah lokasi pembinaan di dalam area lapas serta sesi foto bersama sebagai bentuk dukungan dan sinergi antara L-KPK Aceh dengan Lapas Kelas IIB Meulaboh.

‎(Zaini Dahlan – Forum Rakyat)

No More Posts Available.

No more pages to load.