Forumrakyat.co.id |Meulaboh : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menggelar acara lepas sambut Kapolres Aceh Barat sekaligus prosesi peusijuk bagi Kapolres yang baru di Pendopo Bupati, Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu (18/7/2026) malam.
Acara tersebut menjadi momentum pergantian kepemimpinan dari AKBP Yhogi Hadisetiawan kepada AKBP Agus Sulistianto. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala SKPK, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKBP Agus Sulistianto yang kini mengemban amanah sebagai Kapolres Aceh Barat.
”Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Agus Sulistianto di bumi Teuku Umar. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik serta terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Tarmizi.
Pada kesempatan itu, Tarmizi juga memberikan apresiasi kepada AKBP Yhogi Hadisetiawan atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Polres Aceh Barat. Menurutnya, berbagai bentuk kerja sama yang telah terjalin antara kepolisian dan pemerintah daerah berhasil menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang tetap kondusif.
Ia mengungkapkan, sosok AKBP Yhogi tidak hanya dikenal sebagai pemimpin yang profesional, tetapi juga memiliki kepribadian yang akrab dengan masyarakat. Berbagai momen kebersamaan, mulai dari kegiatan olahraga menembak hingga keahliannya dalam memasak, menjadi kenangan tersendiri selama bertugas di Aceh Barat.
”Kami mendoakan semoga Bapak AKBP Yhogi Hadisetiawan senantiasa diberikan kesuksesan dan kelancaran dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” katanya.
Kepada Kapolres yang baru, Bupati berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dapat terus dipertahankan bahkan semakin diperkuat demi kemajuan daerah.
Lebih lanjut, Tarmizi menyoroti sejumlah tantangan yang saat ini dihadapi Aceh Barat. Menurutnya, persoalan penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius karena telah menyasar kalangan remaja hingga pelajar.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus berupaya menekan berbagai penyakit masyarakat, seperti praktik perjudian, kemaksiatan, serta fenomena LGBT yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku di Aceh Barat.
Ia mencontohkan, tim gabungan pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum baru saja melaksanakan razia di kawasan Ujung Karang sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat.
Tak hanya itu, derasnya arus informasi di media sosial juga menjadi tantangan tersendiri yang membutuhkan kebijaksanaan semua pihak agar tidak memicu perpecahan maupun penyebaran informasi yang menyesatkan.
Mengakhiri sambutannya, Tarmizi mengajak seluruh unsur Forkopimda, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dalam menghadapi berbagai persoalan yang ada.
”Apabila kita tetap bersatu, saling mendukung, dan menjaga kebersamaan, Insyaallah seluruh tantangan yang dihadapi Kabupaten Aceh Barat dapat diselesaikan dengan baik demi terciptanya daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Zaini Dahlan | Forum Rakyat)






