Banda Aceh, FR – Penurunan kasus HIV di Kota Banda Aceh belum menjadi alasan untuk lengah. Pemerintah Kota Banda Aceh justru menjadikannya momentum memperluas edukasi dan pemeriksaan dini agar penyebaran HIV dapat ditekan sekaligus menghapus stigma terhadap penyandangnya.
Saat membuka kegiatan Promosi Kesehatan dan Screening HIV Kota Banda Aceh Tahun 2026, Wali Kota Banda Aceh dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Said Fauzan menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam pengendalian HIV bukan hanya penyakitnya, tetapi juga stigma, diskriminasi, dan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan.
“HIV bukan lagi penyakit yang tidak dapat dikendalikan. Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, orang yang hidup dengan HIV dapat tetap menjalani kehidupan yang sehat, produktif, dan berkualitas,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, selama Januari hingga Juni 2026 tercatat 43 kasus HIV. Sebanyak 95 persen kasus terjadi pada laki-laki, sementara sebagian besar penderita berada pada kelompok usia 21 hingga 40 tahun.
Meski masih didominasi usia produktif, tren tahunan menunjukkan perkembangan positif. Jumlah kasus HIV menurun dari 148 kasus pada 2024 menjadi 116 kasus pada 2025.
Menurut Wali Kota, keberhasilan pengendalian HIV hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pihak. Pemerintah memperkuat layanan kesehatan, tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang profesional, tokoh agama dan masyarakat mengedukasi warga, sementara dunia pendidikan membangun literasi kesehatan sejak dini.
“Jangan sampai rasa takut terhadap penilaian sosial membuat seseorang enggan memeriksakan diri atau terlambat mendapatkan pengobatan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan skrining HIV yang disediakan pemerintah karena pemeriksaan dilakukan secara sukarela dengan jaminan kerahasiaan hasil. Semakin cepat seseorang mengetahui status kesehatannya, semakin besar peluang mempertahankan kualitas hidup sekaligus mencegah penularan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Banda Aceh berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini HIV semakin meningkat sehingga target mewujudkan Banda Aceh yang sehat dapat tercapai.(Ikhwan Adi)








