INAFIS Polresta Banda Aceh Selidiki Penyebab Kebakaran di Lamteumen Timur

oleh
oleh

BANDA ACEH, FRKepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah toko (ruko), satu unit rumah beserta rumah kos, satu warung kopi (warkop), serta satu unit sepeda motor di Jalan Teuku Umar, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.

Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan dekat Suzuya Mall Seutui dan mengundang perhatian warga sekitar. Api berhasil dipadamkan setelah belasan armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih mengatakan, hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Api sudah berhasil dipadamkan. Untuk penyebab kebakaran masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Unit INAFIS Satreskrim Polresta Banda Aceh,” kata Iptu Tea.

Ia menjelaskan, dua ruko yang terbakar diketahui digunakan sebagai bengkel ban mobil dan bengkel sepeda motor. Selain itu, satu unit rumah beserta rumah kos juga hangus dilalap api. Sementara bangunan warung kopi hanya mengalami kerusakan pada sebagian bangunan.

Meski kerugian material cukup besar, peristiwa tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Saat ini situasi sudah aman dan terkendali, sementara penyelidikan masih terus berlangsung,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang karyawan warung Galon Kupi yang melihat kobaran api berasal dari kabel pada dinding rumah kos yang berada di samping warung. Pemilik rumah kemudian meminta bantuan warga sekitar sambil berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas tiba di lokasi.

Selain menghanguskan bangunan, kebakaran juga membakar satu unit sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BK 2762 KKL.

Sebanyak 12 unit armada pemadam kebakaran dari Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dikerahkan untuk menjinakkan api. Kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.

INAFIS Olah 19 Titik TKP

Usai proses pemadaman, Unit Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Satreskrim Polresta Banda Aceh langsung melakukan olah TKP guna mengungkap penyebab kebakaran.

Kapolsek Jaya Baru menyebutkan, tim INAFIS melakukan identifikasi terhadap 19 titik di lokasi kejadian.

Selain olah TKP, kepolisian juga melakukan serangkaian tindakan, mulai dari mendatangi lokasi, membantu proses pemadaman, memasang garis polisi, mendata para saksi, mengamankan barang bukti, hingga melakukan dokumentasi untuk kepentingan penyelidikan.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut dari tim INAFIS Polresta Banda Aceh. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.