Forumrakyat.co.id |MEULABOH – Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Wakasatgas PRR) Wilayah Aceh, Dr. Nurdin, S.Sos., M.Si., melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Barat selama dua hari, pada 3–4 Agustus 2026, guna memastikan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut pada 26 November 2025.
Kunjungan diawali dengan rapat sinkronisasi data Rencana Induk (Renduk) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Kabupaten Aceh Barat bersama Satgas PRR Aceh. Rapat yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Barat itu dihadiri Asisten II Setdakab, para kepala perangkat daerah terkait, Kepala Bagian Pembangunan, serta unsur Satgas PRR.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak membahas perkembangan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus menyelaraskan data dan program agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Pada hari kedua, Dr. Nurdin yang juga menjabat sebagai Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Kementerian Dalam Negeri, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak di Kecamatan Pante Ceureumen.
Dalam kesempatan itu, ia secara simbolis menyerahkan 104 paket bantuan peralatan dapur kepada masyarakat terdampak bencana yang rumahnya mengalami kerusakan berat, sedang, maupun ringan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.
Selain menyerahkan bantuan, Dr. Nurdin juga menyempatkan diri bersilaturahmi dengan warga yang saat ini masih menempati Hunian Sementara (Huntara) di Gampong Jambak dan Gampong Lawet. Ia mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang sedang berlangsung.
Kunjungan lapangan tersebut turut didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta jajaran Pemerintah Kecamatan Pante Ceureumen.
Melalui kunjungan ini, pemerintah berharap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Aceh Barat dapat dipercepat, sehingga pemulihan infrastruktur, perumahan, serta aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera kembali normal.
”Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan mampu mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana,” demikian harapan yang mengemuka dalam agenda tersebut.
( Zaini Dahlan / forum rakyat )








