Tak Perlu Lewat Kotak Saran, Kini Keluarga Pasien Bisa Sampaikan Keluhan Langsung ke Direktur RSUD

oleh

Forumrakyat.co.id |Aceh Selatan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yuliddin Away Tapaktuan resmi meluncurkan program Jumat Mengadu Lapor Pak Direktur (JUMALDI) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat sistem evaluasi internal rumah sakit.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Direktur RSUD Yuliddin Away Tapaktuan, dr. Erizaldi. M. Kes. Sp. OG. dalam kegiatan yang berlangsung di aula rumah sakit, Jumat (7/8/2026). Peluncuran dihadiri puluhan tenaga kesehatan dan pegawai RSUD, mulai dari dokter spesialis, tenaga medis, hingga staf administrasi.

Melalui program JUMALDI, setiap keluarga pasien rawat inap yang selesai menjalani perawatan dan pulang pada hari Jumat diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Direktur RSUD guna menyampaikan pengalaman, masukan, kritik, maupun saran terkait pelayanan yang diterima selama menjalani perawatan.

Direktur RSUD Yuliddin Away, dr. Erizaldi, mengatakan bahwa selama ini rumah sakit telah menyediakan berbagai sarana pengaduan, seperti kotak saran, layanan pengaduan melalui media sosial, maupun melalui petugas yang ditunjuk. Namun, pihaknya menilai perlu adanya mekanisme komunikasi secara langsung agar setiap masukan dapat diterima dan ditindaklanjuti dengan lebih efektif.

“Program ini kami hadirkan agar pasien maupun keluarganya dapat menyampaikan secara langsung pengalaman selama menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan begitu kami bisa mengetahui secara objektif apa yang sudah berjalan dengan baik dan apa yang masih perlu diperbaiki,” ujar dr. Erizaldi.

Menurutnya, seluruh laporan yang diterima, baik berupa apresiasi maupun kritik, akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan serta kedisiplinan seluruh pegawai.

“Dari laporan tersebut kami dapat melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan. Apabila ada petugas yang telah bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), tentu akan menjadi apresiasi. Sebaliknya, apabila ditemukan kekurangan, akan dilakukan pembinaan dan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Ia menegaskan bahwa seluruh jajaran RSUD, termasuk dirinya sebagai pimpinan, memiliki tanggung jawab yang sama untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap seluruh tenaga kesehatan dan pegawai rumah sakit mampu memberikan pelayanan yang profesional, ramah, cepat, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan pasien,” tambahnya.

Dr. Erizaldi juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar mengedepankan pelayanan yang proaktif dan tidak menunggu munculnya keluhan dari pasien maupun keluarga.

“Petugas kesehatan memiliki tanggung jawab yang mulia karena melayani masyarakat yang sedang sakit, bahkan dalam kondisi panik. Oleh karena itu, pelayanan yang baik harus diberikan sejak awal tanpa harus menunggu adanya keluhan,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa Program JUMALDI merupakan bagian dari komitmen manajemen RSUD Yuliddin Away Tapaktuan dalam memperkuat tata kelola rumah sakit yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan.

Melalui program tersebut, Direktur RSUD menargetkan dapat bertemu langsung dengan keluarga pasien secara rutin setiap Jumat sehingga setiap masukan dapat segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi bagi seluruh unit pelayanan dan tenaga kesehatan.

Berdasarkan pantauan Media peluncuran Program JUMALDI mendapat dukungan dari para tenaga medis dan seluruh pegawai RSUD . Manajemen berharap program tersebut mampu membangun budaya pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Yuliddin Away Tapaktuan.(via)

No More Posts Available.

No more pages to load.