BANDA ACEH, FR – Pemerintah Kota Sabang terus mengupayakan pembukaan kembali rute penerbangan Bandara Maimun Saleh (SBG) Sabang menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO) Medan. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas transportasi ke Pulau Weh, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Upaya tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Sabang, Zulkifli H. Adam, yang dalam beberapa hari terakhir melakukan serangkaian pertemuan dengan pemerintah pusat dan pihak maskapai penerbangan guna mendorong terealisasinya kembali rute Sabang–Medan.
Diawali dengan pertemuan bersama Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, di Jakarta, Zulkifli membahas peluang pengoperasian kembali rute penerbangan tersebut beserta langkah-langkah lanjutan yang diperlukan untuk merealisasikannya.
Sebagai tindak lanjut, Zulkifli juga bertemu dengan Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi Hartono, guna membahas aspek teknis pengoperasian kembali rute tersebut. Selain itu, ia melakukan pertemuan dengan Presiden Direktur sekaligus CEO Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, untuk membahas dukungan maskapai dalam membuka kembali layanan penerbangan Sabang–Medan.
Menurut Zulkifli, pembukaan kembali rute penerbangan tersebut merupakan salah satu kebutuhan penting dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Sabang. Sebagai destinasi unggulan di ujung barat Indonesia, Sabang memiliki potensi wisata bahari, sejarah, dan budaya yang terus berkembang, sehingga memerlukan akses transportasi yang semakin mudah dan efisien.
“Yang kita perjuangkan bukan hanya membuka jalur penerbangan baru, tetapi membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat dan wisatawan untuk datang ke Sabang. Kalau aksesnya semakin baik, saya yakin kunjungan wisatawan juga akan meningkat, dan itu akan memberi dampak positif bagi pelaku UMKM, perhotelan, restoran, hingga masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata,” kata Zulkifli, Kamis (6/8).
Ia menambahkan, Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu merupakan salah satu pintu gerbang utama transportasi udara di kawasan barat Indonesia. Dengan adanya penerbangan langsung menuju Sabang, wisatawan domestik maupun mancanegara akan memiliki alternatif perjalanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien.
Selain mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, pembukaan kembali rute Sabang–Medan juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas dunia usaha, serta membuka peluang investasi yang lebih luas di Kota Sabang.
“InsyaAllah ikhtiar ini akan terus kami lakukan. Kami berharap seluruh pihak dapat memberikan dukungan agar rute Sabang–Medan dapat segera terwujud. Dengan konektivitas yang semakin baik, Sabang akan semakin mudah dijangkau, jumlah wisatawan terus bertambah, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Kota Sabang menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta pihak maskapai penerbangan guna mempercepat realisasi pembukaan kembali rute Sabang–Medan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas daerah dan mendorong pertumbuhan pariwisata secara berkelanjutan. (Jalal)








