ACEH BESAR, FR — Suasana Desa Wisata Lubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, berlangsung meriah saat masyarakat bersama Agam Inong Aceh menggelar rangkaian Semarak Kemerdekaan dalam memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia, 15–16 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang hiburan warga. Kehadiran Agam Inong Aceh turut membawa energi, kreativitas, dan talenta anak muda untuk berbaur serta membangun kebersamaan bersama masyarakat.
Kolaborasi itu merupakan bagian dari program MERAPI (Meraih Mimpi) yang digagas Agam Inong Aceh. Program tersebut menjadi ruang bagi para pemuda untuk menyalurkan potensi sekaligus memberikan manfaat secara langsung di tengah masyarakat.
Beragam kegiatan digelar, mulai dari jalan santai, pembagian doorprize hingga perlombaan tradisional. Warga turut mengikuti lomba jarum benang, rebut kursi, estafet tradisional, bakiak, tarik siteuk, bola corong, hingga lomba bakar ikan.
Tawa dan antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Anak-anak berani mencoba berbagai perlombaan, sementara orang tua turut menikmati permainan yang mengingatkan mereka pada suasana perayaan kemerdekaan di masa lalu.
Bagi Agam Inong Aceh, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya menempatkan pemuda bukan hanya sebagai penonton dalam pembangunan masyarakat, tetapi sebagai bagian yang ikut hadir dan mengambil peran.
Ketua Agam Inong Aceh, Teuku Aidil, mengatakan setiap anak muda memiliki talenta yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami percaya setiap anak muda memiliki talenta yang bisa memberikan manfaat. Tidak harus selalu dalam kegiatan besar. Kadang, hadir, membantu, menghibur, dan membuat masyarakat tersenyum juga merupakan bentuk kontribusi,” ujar Teuku Aidil.
Ia mengatakan, Agam Inong Aceh ingin menjadi wadah bagi pemuda untuk mengembangkan potensi sekaligus menghadirkannya dalam bentuk kegiatan yang memberikan dampak bagi masyarakat.
“Melalui MERAPI, kami ingin mempertemukan energi pemuda dengan masyarakat. Karena kami percaya perubahan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, dari desa, dari kebersamaan, dan dari kemauan untuk hadir,” katanya.
Sementara itu, Keuchik Desa Wisata Lubok Sukon, Drs. Mahyadi, S.H., mengapresiasi keterlibatan Agam Inong Aceh dalam rangkaian kegiatan kemerdekaan tersebut.
Menurutnya, kehadiran komunitas pemuda memberikan warna tersendiri sekaligus menambah semangat warga dalam mengikuti berbagai kegiatan.
“Kami berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Agam Inong Aceh. Anak-anak muda ini memberikan energi baru sehingga kegiatan menjadi semakin meriah. Mudah-mudahan kolaborasi seperti ini dapat terus dilakukan,” ujar Mahyadi.
Kegiatan di Lubok Sukon sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, seperti kebersamaan, gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Lebih dari sekadar memeriahkan HUT ke-81 RI, kolaborasi tersebut menjadi ruang pertemuan antara potensi pemuda dan masyarakat. Talenta yang dimiliki anak muda tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi dapat dibagikan untuk menghadirkan kebahagiaan dan manfaat bagi orang lain.
Di Lubok Sukon, semangat itu hadir melalui tawa anak-anak, antusiasme warga, kreativitas pemuda, serta gotong royong yang membuat perayaan kemerdekaan terasa semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. (Red)






