BANDA ACEH, FR — Konsolidasi dan soliditas aparatur sipil negara (ASN) dinilai menjadi salah satu kunci untuk memperkuat kinerja Pemerintah Aceh. Pola kerja dan komunikasi ASN di lingkungan Pemerintah Aceh diharapkan terus diperbaiki, baik melalui komunikasi formal maupun informal.
Hal itu disampaikan Ketua Influencer Mualem-Dek Fad sekaligus Inisiator Aceh Goet, Tarmizi Age, Senin (24/8/2026).
Tarmizi mengatakan, tugas dan fungsi yang telah ditetapkan harus menjadi pedoman bagi ASN dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta kinerja pemerintahan, khususnya di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Aceh.
Ia berharap kehadiran Sekda baru tahun ini dapat membawa semangat, energi, dan optimisme baru bagi jajaran Setda Aceh. Menurutnya, Setda memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari akselerasi, supervisi, monitoring hingga evaluasi.
“Setda memiliki fungsi dan peran yang sangat penting dalam pemerintahan daerah. Karena itu, komunikasi harus dibangun dengan baik, bukan hanya secara formal, tetapi juga melalui komunikasi informal dan silaturahmi,” ujar Tarmizi.
Ia juga berharap jajaran Setda di bawah kepemimpinan Plt Sekda Taufik dapat bekerja lebih solid dan profesional serta menunjukkan kinerja terbaik.
“Kita berharap tim yang baru di bawah Sekda Taufik semakin solid, semakin maju, semakin dekat silaturahminya, dan nantinya bisa menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya,” katanya.
Tarmizi menyadari setiap pemimpin memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, ia berharap kepemimpinan Taufik dapat membawa perbaikan dan memberikan kontribusi positif bagi Pemerintah Aceh.
“Saya berharap Sekda yang baru bisa lebih baik dari yang sudah lalu. Bagaimanapun, kita semua manusia biasa yang pasti memiliki kekurangan. Yang terpenting adalah bagaimana kita terus melakukan perbaikan dan bekerja untuk kepentingan Aceh,” tuturnya.
Tarmizi juga berharap Plt Sekda Taufik dapat memperkuat kinerja Pemerintah Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fad).
Menurutnya, konsolidasi menjadi semakin penting mengingat Aceh masih berada dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana banjir dan longsor hidrometeorologi.
“Dalam kondisi seperti ini, konsolidasi dan kekompakan sangat penting. Seluruh ASN dan pejabat harus bekerja bersama agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan dengan baik dan masyarakat segera merasakan manfaatnya,” pungkas Tarmizi Age, yang akrab disapa Almukarram, eks Denmark.








