SPS Aceh Takziah ke Rumah Duka Alm. Dedi Rahman

oleh
oleh

BANDA ACEH, FR – Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Aceh, melaksanakan takziah ke rumah duka almarhum Dedi Rahman, mantan Sekretaris SPS Aceh, di kawasan Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026). Jamaah takziah dipimpin Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, didampingi sejumlah pengurus.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati keluarga besar SPS Aceh atas berpulangnya salah satu tokoh yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan organisasi perusahaan pers di Aceh tersebut.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris SPS Aceh Barlian Erliadi dalam sambutannya menyampaikan, SPS Aceh turut merrasakan duka cita yang mendalam.

Barlian mengatakan, almarhum Dedi Rahman merupakan bagian dari keluarga besar SPS Aceh. Selama menjalankan amanah sebagai Sekretaris SPS Aceh, almarhum telah memberikan banyak kontribusi, baik berupa pemikiran, saran maupun gagasan dalam mendukung kemajuan organisasi.

“Almarhum Dedi Rahman adalah bagian dari keluarga besar SPS Aceh. Tentu kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam bagi kita semua,” ujar Barlian.

Sementara itu, Ketua SPS Aceh Muktarrudin Usman mengatakan, kehadiran pengurus SPS Aceh ke rumah duka merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk tetap membangun kepedulian dan mempererat silaturahmi di antara keluarga besar SPS Aceh.

Menurut Muktarrudin, meskipun SPS merupakan organisasi yang menaungi perusahaan pers, nilai-nilai sosial dan kemanusiaan tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi.

“SPS adalah organisasi perusahaan pers, tetapi nilai-nilai sosial tetap kita junjung tinggi. Silaturahmi, kepedulian dan kebersamaan harus terus kita rawat, termasuk ketika ada anggota atau keluarga besar kita yang sedang mendapat musibah,” kata Muktarrudin.

Ia menegaskan, kunjungan takziah bukan sekadar kegiatan seremonial organisasi, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama anggota keluarga besar SPS Aceh.

“Ketika ada keluarga besar kita yang mendapat musibah, tentu kita harus hadir. Mungkin kehadiran kita tidak dapat menghilangkan kesedihan keluarga, tetapi setidaknya dapat memberikan dukungan moral dan menunjukkan bahwa mereka tidak menghadapi musibah ini sendirian,” ujarnya.

Muktarrudin juga mengenang almarhum Dedi Rahman sebagai sosok yang telah memberikan warna tersendiri dalam perjalanan SPS Aceh. Berbagai gagasan dan pengalaman yang diberikan almarhum dinilai menjadi bagian dari kontribusi dalam memperkuat organisasi.

Ia berharap semangat kebersamaan yang telah dibangun selama ini dapat terus dipertahankan oleh seluruh pengurus dan anggota SPS Aceh.

“Semoga silaturahmi dan kebersamaan seperti ini terus kita jaga. Kita ingin SPS Aceh bukan hanya menjadi wadah perusahaan pers, tetapi juga menjadi keluarga besar yang saling mendukung dalam suka maupun duka,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, pengurus SPS Aceh turut menyampaikan doa dan Samadiah di kediaman almarhum. (r)

No More Posts Available.

No more pages to load.