BANDA ACEH – Pengurus Pusat Majelis Alimat Indonesia (MAI) resmi melantik Pengurus Majelis Alimat Wilayah Aceh periode 2025-2029 dalam sebuah seremoni yang digelar di Balai Senat Universitas Syiah Kuala, Senin (26/02/2025).
Acara ini dihadiri oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi, termasuk Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, dan Universitas Bina Bangsa Getsempena.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua II Pengurus Pusat MAI, Prof. Dr. Euis Amalia, M.Ag, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Majelis Alimat dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan pemahaman agama di tengah masyarakat.
“Majelis Alimat memiliki jaringan luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Ketua umum kami adalah Prof. Dr. Sylviana Murni, S.H., M.Si. Di era disrupsi seperti saat ini, perempuan harus lebih aktif mengambil peran strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan umat,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bagaimana Aceh memiliki banyak pemimpin perempuan hebat yang bisa menjadi penggerak utama dalam dakwah dan pendidikan Islam.
Dakwah Inklusif dan Pemberdayaan Perempuan
Ketua Majelis Alimat Wilayah Aceh yang baru dilantik, Prof. Dr. Ir. Eti Indarti, M.Sc, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan dakwah yang inklusif dan memberdayakan perempuan serta anak-anak.
“Kami akan terus mengembangkan program-program pendidikan agama yang bermanfaat serta berkontribusi dalam membangun masyarakat Aceh yang lebih sejahtera dan berakhlak mulia,” katanya.
Pelantikan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Majelis Alimat dengan berbagai lembaga pendidikan Islam di Aceh.
Dengan kolaborasi yang solid, diharapkan dakwah Islam semakin berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi umat.








