Sabang, FR – Cuaca ekstrem landa pulau Sabang sejumlah pohon tumbang salah satunya batang kapuk yang tumbang dan menimpa dua rumah warga di Jurong Perdagangan Gampong Barat, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang pada Selasa (10/06/2025) dini hari,
Bersyukur atas tumbang pohon tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 26 juta. Sementara, sebelumnya sejumlah pohon juga tumbang dan patah akibat diterjang angin kencang.
Kapolsek Sukakarya Polres Sabang, Ipda Hairul Saleh Ritonga, SH, bersama personelnya, tim BPBD Kota Sabang, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat Gampong Kuta Barat, turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi pohon tumbang yang menutupi permukiman warga.
Adapun dua rumah yang terdampak yaitu, Boris Aiyub, 53 tahun, seorang juru parkir, dan Supriadi, 42 tahun, wiraswasta. Kerusakan yang dialami kedua rumah tersebut cukup parah di bagian atap dan dinding.
Warga setempat bahu-membahu membantu proses evakuasi pohon besar yang menghalangi jalan dan membahayakan bangunan di sekitarnya. Sampai saat ini angin kencang masih melanda Sabang.
Pada kesempatan yang sama Kapolres Sabang AKBP Sukoco, S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han, melalui Kapolsek Sukakarya, Ipda Hairul Saleh Ritonga, mengatakan bahwa pihaknya bersama tim gabungan bergerak cepat untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan dari peristiwa ini.
“Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap pohon-pohon tua di sekitar permukiman, khususnya dalam masa peralihan musim seperti saat ini,” kata Kapolres yang disampaikan Kapolsek Sukakarya.
Saat ini, wilayah Sabang sedang memasuki peralihan dari musim angin muson timur ke muson barat. Kondisi tersebut sering memicu angin kencang disertai hujan deras, yang dapat menyebabkan pohon-pohon tua tumbang dan menimbulkan potensi bahaya.
Pihak berwenang juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan jika ada pohon berisiko tumbang agar dapat ditangani lebih awal. (Pa’DJ)








