Forumrakyat.co.id |MEULABOH : Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, Siti Ramazan.SE menerima kunjungan silaturahmi Ketua Lembaga Komunitas Pengawasan Korupsi (L-KPK) Provinsi Aceh, Amirudin.AR .BA bersama sejumlah anggota lembaga tersebut di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2026).
Kedatangan rombongan L-KPK disambut hangat oleh Ketua DPRK Aceh Barat yang akrab disapa Dek Ti. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi ajang bertukar pandangan terkait berbagai persoalan yang sedang dihadapi daerah, khususnya di bidang ketenagakerjaan dan pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Dalam kesempatan itu, Siti Ramazan menjelaskan bahwa DPRK Aceh Barat saat ini tengah menangani sejumlah persoalan masyarakat, termasuk pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahaan PT SIR terkait HGU dan juga masalah pemutusan hubungan kerja (PHK) serta persoalan limbah yang menjadi perhatian publik.
“Kami sedang melakukan berbagai upaya untuk mencari solusi terbaik terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Ke depan, kami berharap tidak ada lagi praktik-praktik yang tidak adil dalam proses penerimaan tenaga kerja. Kesempatan kerja harus terbuka secara transparan dan memberikan ruang bagi putra-putri daerah yang memiliki kompetensi,” ujar Siti Ramazan.
Sementara itu, Amirudin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Ketua DPRK Aceh Barat. Menurutnya, sikap terbuka dan pelayanan yang diberikan menunjukkan komitmen seorang pemimpin dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.
“Saya bersama anggota lembaga mengucapkan terima kasih atas sambutan yang begitu hangat dan penuh keakraban. Kami merasa sangat dihargai. Bahkan di tengah kesibukan beliau, kami tetap diberikan waktu untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan daerah. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami,” kata Amirudin.
Lebih lanjut, Siti Ramazan berharap ke depan terjalin kerja sama yang lebih erat antara DPRK Aceh Barat dan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pengawasan, dalam upaya mendorong kemajuan daerah.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu mengisi berbagai posisi strategis sesuai dengan bidang dan kompetensi masing-masing.
“Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kualitas SDM. Karena itu, kita harus bersama-sama mempersiapkan generasi yang memiliki kemampuan dan profesionalisme agar dapat berkontribusi bagi kemajuan Aceh Barat,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya sinergi dan komitmen untuk mendukung pembangunan Aceh Barat yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing.
(Zaini Dahlan | Forum Rakyat)






