MEDAN, FR – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara menyatakan dukungan terhadap program kolaborasi yang dijalankan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik di berbagai sektor.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua JMSI Sumut, Rianto, SH., MH., yang akrab disapa Anto Genk, saat pertemuan bersama sejumlah wartawan di Garasi Cafe, Jalan Sakti Lubis, Medan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Anto Genk, yang juga CEO Sumut24 Group, kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Sumatera Utara.
“JMSI Sumatera Utara mendukung program kolaborasi yang digagas Gubernur Bobby Nasution. Berbagai program pembangunan yang berjalan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, akurat, dan berimbang kepada publik,” ujar Anto Genk.
Ia menilai sejumlah capaian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara layak mendapat apresiasi. Salah satunya keberhasilan Kaldera Toba mempertahankan status Green Card UNESCO Global Geopark (UGGp), yang dinilai menjadi bukti pengelolaan kawasan geopark dunia tersebut berjalan baik sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Di bidang infrastruktur, Anto Genk juga menyoroti pembangunan tiga ruas jalan provinsi di kawasan Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara. Proyek tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara pada Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebesar 4,98 persen secara tahunan (year on year). Proyeksi Bank Indonesia juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara hingga akhir tahun berada pada kisaran 4,9 hingga 5,7 persen, yang dinilai menjadi sinyal positif bagi iklim investasi dan dunia usaha.
JMSI Sumut turut mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo dalam menertibkan praktik pungutan liar di kawasan wisata Sidebuk-debuk. Kebijakan tersebut dinilai memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan sekaligus meningkatkan citra destinasi wisata di Sumatera Utara.
Menurut Anto Genk, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari komunikasi publik yang efektif. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan media harus terus diperkuat agar setiap program pembangunan dapat diketahui, dipahami, sekaligus diawasi oleh masyarakat.
Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang membuka ruang dialog dengan insan pers melalui pertemuan bersama para pemimpin redaksi serta melibatkan wartawan dalam berbagai agenda pemerintahan.
“Kolaborasi pemerintah dan media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan publik. JMSI Sumut siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi pembangunan dan pelayanan publik secara cepat, akurat, edukatif, serta berimbang,” tegasnya.
Anto Genk berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan media siber dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara. (R)






