Rumah Anggota Dewan Digerebek, Aparat Klaim Sita Rp1,03 Triliun, 27 Kg Emas dan Barang Mewah

oleh
oleh

BAGHDAD | Forumrakyat.co.id – Gelombang perang melawan korupsi di Irak memasuki babak baru. Aparat keamanan menggerebek rumah seorang anggota dewan dan mengklaim menemukan harta bernilai fantastis, mulai dari uang tunai sekitar US$57 juta atau setara Rp1,03 triliun, 27 kilogram emas murni, hingga kutang berlapis emas yang langsung menyita perhatian publik.

Penggerebekan itu menyasar rumah anggota dewan Irak Hind Al-Abbasi dalam operasi antikorupsi berskala besar yang digelar pemerintah. Temuan paling mencolok bukan hanya tumpukan uang dan emas, tetapi juga laporan mengenai kutang dan pakaian dalam berlapis emas yang disebut ditemukan di lokasi.

Laporan tersebut pertama kali dimuat media Reporteri. Namun hingga kini, otoritas Irak belum mengeluarkan pernyataan resmi yang merinci seluruh barang bukti yang disita, termasuk mengenai pakaian dalam berlapis emas tersebut.

Operasi ini merupakan bagian dari kampanye besar pemberantasan korupsi yang digencarkan Perdana Menteri Ali al-Za’id. Dalam sehari, sedikitnya 47 orang dilaporkan ditangkap dalam serangkaian penggerebekan di berbagai lokasi, terutama di ibu kota Baghdad.

Tidak hanya anggota dewan, aparat juga menangkap mantan Wakil Menteri Perminyakan Irak bidang Pengolahan, Adnan Al-Jumaili. Dari rumahnya di Tikrit, penyidik menyita sekitar US$20 juta atau sekitar Rp358 miliar yang disebut disembunyikan di dalam botol-botol air mineral, serta sekitar 5 kilogram perhiasan emas.

Menurut Dewan Yudisial Tertinggi Irak, penyitaan tersebut merupakan bagian dari upaya melacak aset yang diduga berasal dari penyimpangan proyek-proyek pemerintah. Dengan tambahan penyitaan terbaru, total aset yang berhasil diamankan dalam perkara ini mencapai sekitar US$121 juta dalam berbagai bentuk, termasuk uang tunai, emas, dan aset lainnya.

“Tidak akan ada kompromi dalam perang melawan korupsi,” tegas Perdana Menteri Ali al-Za’id, sebagaimana dikutip berbagai media internasional. (MTU/Int)

No More Posts Available.

No more pages to load.