“Setiap calon peserta UNAR harus melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik.” [Ichsan. Pemegang Mandat Pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang]
- Pendaftaran melalui e-Licensing SDPPI menjadi tahapan awal sebelum mengikuti Ujian Negara Amatir Radio pada 17 Oktober 2026.
SEBANYAK 76 calon peserta Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) di Kabupaten Aceh Tamiang tercatat telah melengkapi dan mengonfirmasi persyaratan administrasi untuk mengikuti ujian yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ujian tersebut akan dilaksanakan di SMPN 1 Karang Baru sebagai bagian dari tahapan menuju pembentukan Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Aceh Tamiang.
Persiapan peserta saat ini difokuskan pada pemenuhan dokumen administrasi dan proses pendaftaran melalui sistem e-Licensing SDPPI.
Calon peserta diwajibkan memastikan data yang dimasukkan ke dalam sistem sesuai dengan dokumen identitas yang dimiliki.
Pemegang mandat pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang, Ichsan, mengatakan kelengkapan administrasi menjadi bagian penting sebelum calon peserta mengikuti UNAR.
“Setiap calon peserta UNAR harus melengkapi seluruh persyaratan yang telah ditentukan agar proses pendaftaran dapat berjalan dengan baik,” ujar Ichsan, Kamis, 1 Oktober 2026 lalu.
Pendaftaran Dilakukan Melalui Sistem Elektronik
PROSES pendaftaran UNAR dilakukan secara elektronik melalui sistem e-Licensing SDPPI. Calon peserta terlebih dahulu membuat akun baru menggunakan alamat surat elektronik atau email yang aktif.
Setelah akun dibuat, calon peserta melakukan verifikasi melalui email yang telah didaftarkan.
Akun yang telah terverifikasi selanjutnya digunakan untuk masuk ke sistem dan melanjutkan proses permohonan UNAR.
Pada tahap berikutnya, calon peserta memilih menu “Permohonan Baru UNAR”. Data diri kemudian diisi berdasarkan dokumen identitas masing-masing peserta.
Dokumen administrasi yang harus disiapkan antara lain hasil pemindaian KTP dan pasfoto dengan latar belakang merah.
Dokumen tersebut diunggah ke dalam sistem sesuai ketentuan ukuran berkas yang ditetapkan.
Kelengkapan data menjadi bagian dari proses administrasi sebelum peserta dapat mengikuti ujian.
“Bagi calon peserta yang berusia di bawah 17 tahun, juga perlu melampirkan surat keterangan dari orang tua atau sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta menyelesaikan pembayaran biaya ujian,” kata Ichsan.
68 Peserta Terdata
BERDASARKAN pendataan yang telah dilakukan hingga saat ini, sebanyak 76 calon peserta telah terkonfirmasi dan menyatakan kesiapan mengikuti UNAR.
Para calon peserta berasal dari berbagai unsur masyarakat di Aceh Tamiang. Mereka diarahkan untuk menyelesaikan seluruh tahapan administrasi sebelum pelaksanaan ujian.
Ichsan meminta calon peserta yang telah mendaftarkan diri memeriksa kembali seluruh data dan dokumen yang telah dimasukkan ke dalam sistem. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk menghindari persoalan administrasi menjelang pelaksanaan UNAR.
“Calon peserta yang sudah mendaftarkan diri agar memastikan kembali seluruh persyaratan dan mengikuti tahapan pendaftaran sesuai ketentuan,” ujarnya.
Pelaksanaan UNAR dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 di SMPN 1 Karang Baru. Peserta yang telah memenuhi persyaratan administrasi selanjutnya mengikuti tahapan ujian sesuai ketentuan yang berlaku.
Pembentukan ORARI Lokal
UNAR menjadi salah satu tahapan dalam proses penyiapan anggota amatir radio sebelum pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang.
Menurut Ichsan, keberadaan ORARI Lokal Aceh Tamiang nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki kegiatan di bidang komunikasi radio amatir.
Selain kegiatan komunikasi radio, keberadaan organisasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung penyampaian informasi dalam kondisi tertentu, termasuk ketika terjadi gangguan terhadap jaringan komunikasi konvensional.
Aceh Tamiang memiliki wilayah yang memiliki potensi bencana alam. Kondisi tersebut membuat sistem komunikasi alternatif menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan dalam penanganan keadaan darurat.
“Semoga dengan terbentuknya ORARI Lokal Aceh Tamiang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya. Terlebih Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang memiliki kerawanan terhadap bencana alam,” pungkas Ichsan.
Tahapan pembentukan ORARI Lokal Aceh Tamiang selanjutnya akan mengikuti ketentuan organisasi dan regulasi terkait amatir radio. []







