[Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang]. “Saya ingin Saudara menjaga integritas dan loyalitas, meningkatkan kinerja melalui inovasi, serta
Penulis: Syawaluddin Ksp
Bantuan Hampir Rp1 Triliun Dikawal Ketat
[Armia Pahmi, Bupati Aceh Tamiang]. “Sepersen pun tidak boleh ada pemotongan. Bantuan ini adalah hak masyarakat. Jangan ada yang berani memotong.” Bupati
Di Balik Senyum Penyintas, Ratusan Warga Aceh Tamiang Ucapkan Terima Kasih kepada Bupati Armia Pahmi
[Linda (35), Penyintas Huntara II] “Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, terutama untuk memenuhi kebutuhan bayi kami yang baru lahir.” Penyaluran
143 Jamaah Haji Disambut Hangat, Bupati Armia Pahmi: Jadilah Teladan di Tengah Masyarakat
[Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH. Bupati Aceh Tamiang]. “Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrah. Jadilah teladan
Sekolah Malaka; Dari Air Mata Bencana Menuju Harapan Baru
”Ketika bencana merobohkan bangunan, kepedulian manusia mampu membangunnya kembali menjadi lebih kuat.” [Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H. Bupati Aceh Tamiang]
Dari Puing Bencana Menuju Harapan Baru
“Pak Armia tetap fokus bekerja. Beliau terus membangun komunikasi dengan Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat agar penanganan bencana serta penyaluran bantuan kepada
87 Warga Dilayani Gratis, Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang Resmi Memulai Pengabdian Pascabencana
“Momentum soft launching ini bukan sekadar membuka sebuah klinik. Lebih dari itu, kami ingin memastikan masyarakat Aceh Tamiang tetap memperoleh pelayanan kesehatan
54 Unit Rumah Laznas, Harapan Baru Warga Aceh Tamiang
“Bantuan Rumoh Aceh Mandiri ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memberikan harapan baru serta semangat untuk bangkit bagi masyarakat yang
Revitalisasi TK Anak Pantai Hampir Tuntas
“Kami berharap revitalisasi ini tidak hanya menghadirkan bangunan yang lebih baik, tetapi juga mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak serta mutu pendidikan usia
Buruh Huntara Menunggu Upah, Garang Ancam Polisikan
“Jangan jadikan penyintas sebagai korban kedua setelah bencana. Kalau tenaga mereka dipakai, maka upahnya wajib dibayar.” “Buruh tidak bekerja untuk mendengar alasan.
- Sebelumnya
- 1
- …
- 4
- 5
- 6
- 7
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











